Geografi Desa

Nama : Abira Handaru P
Kelas  : 12.7


                         DESA
Desa dalam geografi adalah sebuah konsep yang merujuk pada sebuah wilayah perkotaan atau pedesaan yang dibagi berdasarkan tingkat perkembangan dan kualitas pembangunan sosial ekonomi.Desa dalam konteks geografi sering kali dikenal sebagai sebuah wilayah yang memiliki tingkat pembangunan yang lebih rendah dibandingkan dengan kota, dan sering kali menjadi rumah bagi masyarakat pedesaan.Desa biasanya terdiri dari beberapa rumah atau gubuk yang tersebar dan seringkali memiliki sebuah pusat kegiatan sosial seperti pasar, sekolah, atau tempat ibadah.

Desa dalam geografi juga dapat dikenal sebagai sebuah wilayah yang memiliki tingkat pembangunan yang lebih rendah dibandingkan dengan kota, dan sering kali dipandang sebagai sebuah wilayah yang tidak memiliki akses yang baik terhadap sumber daya dan fasilitas modern seperti air bersih, listrik, transportasi, dan kesehatan.Namun, meskipun memiliki tingkat pembangunan yang lebih rendah, desa dalam geografi juga dapat memiliki sejumlah potensi ekonomi dan sosial yang tidak terdapat di kota, seperti sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Desa memiliki beberapa karakteristik yang berbeda dengan perkotaan, dimana ciri-ciri desa adalah sebagai berikut: Kehidupan masyarakat desa dianggap sangat dekat dengan alam. Dengan demikian, pekerjaan-pekerjaan ditata menjadi homogen dan bergantung pada bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.

Desa memiliki 3 unsur yaitu terdiri dari wilayah, penduduk, dan pemerintahan merupakan satu kesatuan hidup atau living unit. Apabila salah satu unsur tersebut tidak ada, maka sudah tidak dapat lagi disebut desa.